Clock

Selasa, 25 Februari 2014

Gaya

1. Pengertian Gaya  Gaya dapat berupa tarikam atau dorongan. Secara fisika gaya berarti sesuatu yang dapat menyebabkan perubahaan pada keadaan benda. Gaya dapat menyebabkan perubahan bentuk, arah dan dapat menyebabkan benda bergerak, terdiam atau bergerak lebih cepat.

 2. Benda Yang Menggunakan Pengaruh Gaya
  • Jungkat-jungkit 
  • Ketapel
  • Traktor Pegas

3. Jenis-Jenis Gaya
    A. Gaya Gravitasi.
      Gaya Gravitasi di bumi berbeda dengan gaya gravitasi dibulan ataupun planet lain. Gaya gravitasi di bumi membuat benda yang dilempar ke atas pasti akan jatuh ke bawah dan manusia tidak melayang. Namun mengapa di luar angkasa benda-benda melayang? Itu karena gravitasi di luar angkasa sangat tipis bahkan terkesan tidak ada. Namun mengapa planet bergerak mengitari matahari? Itu karena pengaruh gaya gravitasi bumi yang menarik planet-planet mengitarinya.
      Manfaat gaya gravitasi, antara lain:
a. Benda-benda di bumi tidak terlempar ke luar.
b. Kita dapat berjalan di atas tanah.
c. Benda-benda di bumi mempunyai berat, sehingga tidak melayang-layang di udara.


    B. Gaya Gesek.
      Gaya gesek menyebabkan benda tidak bergelincir dan tetap ditempat. gaya gesek termasuk dalam gaya sentuh karena gaya gesek dapat terjadi apabila kedua benda tersebut bersentuhan.
     Ada beberapa kerugian yang di timbulkan oleh gaya gesek. Salah satunya adalah menghambat gerakan benda. Selain menghambat gerakan, gaya gesek juga mengakibatkan permukaan yang bergesekan cepat halus.
     Berdasarkan uraian, dapat di peroleh kesimpulan berikut:
a. Benda yang lebih halus akan menimbulkan gaya gesek yang lebih kecil.
b. Semakin kecil luas permukaan benda yang bersentuhan, gaya gesekannya semakin kecil.
     Manfaat Gaya gesek, antara lain:
a. Ketika berjalan kita tidak tergelincir.
b. Benda-benda tetap berada ditempatnya.
c. Digunakan pada rem sepeda.
    C. Gaya Magnet.

   Gaya tarik pada magnet dapat menarik benda-benda tertentu. Gaya magnet masih berpengaruh terhadap benda-benda logamn, meskipun ada penghalang di antara magnet dan benda yang di tariknya. Besarnya daya tembus gaya magnet di pengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain Jenis penghalang, tebal tipisnya penghalang, dan kekuatan magnet.
     Selain itu, pengaruh gaya magnet juga di tentukan oleh jarak magnet dan benda. Kekuatan gaya tarik magnet, tidaklah samadi setiap sisi atau bagiannya.Gaya magnet paling kuat terletak di kutup-kutup magnet.
Magnet mempunyai dua kutup. Pada keadaan bebas, magnet akan selalu menunjuk ke arah Utara dan Selatan. Ujung magnet yang mengarah ke Utara disebut kutup utara, sedangkan ujung magnet yang mengarah ke selatan di sebut kutup selatan. Biasanya, kedua ujung magnet di beri warna yang berbeda untuk membedakan kedua magnet itu.
     Kutup-kutup magnet mempunyai sifat-sifat khusus. Saat kutup yang sama dari dua buah magnet batang saling di dekatkan, kedunya akan saling menolak. Sebaliknya, jika kutup yang berbeda dari dua magnet di dekatkan, akan terjadi saling tarik-menarik.
     Daerah di sekitar magnet yang masih di pengaruhi oleh gaya magnet disebut medan magnet. Area medan magnet itu biasanya ditunjukkan dengan garis-garis gaya magnet. Garis-garis gaya magnet tersebut saling bertemu di ujung kedua kutupnya.
     Alat-alat yang memanfaatkan gaya magnet, diantaranya: pintu lemari Es, ujung obeng, ujung gunting, kotak tempat pensil, papan catur, kompas, dinamo, speaker, dan kaset.
4. Hukum-Hukum Gaya
  • Hukum I Newton
Setiap benda akan tetap diam atau bergerak lurus beraturan apabila pada benda itu tidak bekerja gaya.
\Sigma F=0
  • Hukum II Newton
Bila sebuah benda mengalami gaya sebesar F maka benda tersebut akan mengalami percepatan.
\Sigma F=m\times a
Keterangan:
F : gaya (N atau dn)
m : massa (kg atau g)
a : percepatan (m/s2 atau cm/s2)

  • Hukum III Newton
Untuk setiap gaya aksi, akan selalu terdapat gaya reaksi yang sama besar dan berlawanan arah.
F_{{AB}}=-F_{{BA}}
Gaya gesek
F_{{g}}=\mu \times N
Keterangan:
Fg : Gaya gesek (N)\mu  : koefisien gesekan
N : gaya normal (N)
Gaya berat
w=m\times g
Keterangan:
W : Gaya berat (N)
m : massa benda (kg)
g : gravitasi bumi (m/s2)
  • Berat jenis
s=\rho \times g atau s={\frac  {w}{V}}
Keterangan:
s: berat bersih (N/m3)
w: berat janda (N)
V: Volume oli (m3)
\rho : massak kompor(kg/m3)
  • Tekanan
p={\frac  {F}{A}}
Keterangan:
p: Tekanan (N/m² atau dn/cm²)
F: Gaya (N atau dn)
A: Luas alas/penampang (m² atau cm²)
  • Satuan:
1 Pa = 1 N/m² = 10-5 bar = 0,99 x 10-5 atm = 0,752 x 10-2 mmHg atau torr = 0,145 x 10-3 lb/in² (psi)
1 torr= 1 mmHg
  • Tekanan hidrostatis
p_{{{\text{h}}}}=\rho \,\!\times g\times h
p_{{{\text{h}}}}=h\times s
Keterangan:
ph: Tekanan hidrostatis (N/m² atau dn/cm²)
h: jarak ke permukaan zat cair (m atau cm)
s: berat jenis zat cair (N/m³ atau dn/cm³)
ρ: massa jenis zat cair (kg/m³ atau g/cm³)
g: gravitasi (m/s² atau cm/s²)
  • Hukum Pascal
Tekanan yang diberikan pada zat cair dalam ruang tertutup akan diteruskan sama besar ke segala arah.
{\frac  {F_{{{\text{2}}}}}{A_{{{\text{2}}}}}}={\frac  {F_{{{\text{1}}}}}{A_{{{\text{1}}}}}}
Keterangan:
F1: Gaya tekan pada pengisap 1
F2: Gaya tekan pada pengisap 2
A1: Luas penampang pada pengisap 1
A2: Luas penampang pada pengisap 2
  • Hukum Boyle
{V_{{{\text{1}}}}}\times {P_{{{\text{1}}}}}={P_{{{\text{2}}}}}\times {V_{{{\text{2}}}}}

 Sumber:

http://id.wikibooks.org/wiki/Rumus-Rumus_Fisika_Lengkap/Gaya_dan_tekanan
http://kumpulan-makalah-baru.blogspot.com/2012/06/gaya.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

*Terima kasih sudah berkunjung
*Jangan lupa berikan komentar, kritik, dan saran
*No judge atas blog ini
*Jangan ada kata kasar, atau buruk please. Thanks

Label